Thursday, May 29, 2008

Market Review

Durable goods orders dan sektor energi angkat Bursa AS

Saham AS ditutup menguat dini hari tadi, didorong sektor energi dan data durable goods order yang lebih baik dari prediksi. Sektor energi menguat setelah minyak rebound. Caterpillar Inc dan Alcoa Inc mendorong indeks Dow Jones setelah Departemen Perdagangan AS melaporkan durable goods orders di luar transportasi meningkat pada April.

Seluruh indeks utama AS terpantau menguat: Dow Jones menguat 45.68 poin atau 0.36% ke level 12,594.03; Nasdaq menanjak 5.46 poin atau 0.22% ke level 2,486.70; dan indeks S&P 500 membubuhkan 5.49 poin atau 0.40% ke level 1,390.84.

Exxon Mobil menguat 63 sen menjadi $90,43, membuat indeks energi S&P 500 naik 1,5%. Minyak untuk pengiriman Juli naik $2,18 menjadi $131,03 per barel.

Sementara dari dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (28/5) sore berhasil mempertahankan posisinya di area positif mengikuti penguatan bursa saham Wall Street AS. IHSG berakhir melesat naik 36,770 poin (1,53 persen) menjadi 2.433,769 dengan disokong dari sektor pertambangan.

Dan gara-gara kenaikan harga minyak mentah hingga berimbas pada tingginya beban subsidi bahan bakar minyak (BBM). Indonesia akhirnya resmi keluar dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak atau OPEC mulai tahun ini. Dengan produksi minyak yang terus turun dan status sebagai pengimpor minyak, Indonesia memiliki perbedaan kepentingan dengan OPEC.

Seperti dikutip dari Antara, Indonesia mulai bergabung dengan OPEC tahun 1962. Ketika itu, dengan produksi sekitar 1,6 juta barrel per hari dan konsumsi kurang dari 1 juta barrel, Indonesia termasuk negara pengekspor minyak yang cukup penting.

Sekarang, dengan produksi minyak mentah yang terus turun, (menempati posisi ketiga terbawah dari total 13 anggota dengan produksi minyak mentah (tanpa kondensat) sekitar 846.000 barrel per hari) sementara konsumsi terus naik, Indonesia sudah resmi menjadi net oil importir sejak tahun 2003. (reuters/antara/iwan)

Komentar Analis

Berita Terbaru

Forecasts dan Analysis