Minyak terkoreksi, Bursa AS ditutup menguat
Wall Street ditutup menguat setelah dua sesi perdagangan sebelumnya terkoreksi, rebound ini terjadi karena minyak mengalami koreksi.
Minyak menembus level tertingginya kembali diatas $135 per barrel untuk pertama kalinya— namun kemudian terkoreksi hingga dibawah $131, membuat investor percaya diri. Sementara data dari departemen Tenaga Kerja yang menyatakan adanya peningkatan pengangguran di AS sebesar 9,000 dari minggu lalu, atau saat ini ada sekitar 365,000 pengangguran. Membuat tekanan bagi pasar. Namun secara umum, perhatian pasar masih tersita kepada harga energi.
Sebelumnya Dow Jones terkoreksi dalam dua hari sebesar 427 points, atau 3.3 percent. Penurunan terbesar sejak bulan Februari. Saham-saham menurun antara tiga hingga empat sesi. Indek Dow Jones ditutup menguat 24.43, atau 0.19 percent, ke level 12,625.62. Indek Standard & Poor's 500 menguat 3.64, atau 0.26 percent, ke level 1,394.35, dan indek Nasdaq menguat 16.31, atau 0.67 percent, ke level 2,464.58.
Tercatat, perkembangan indeks bursa saham utama dunia pada penutupan perdagangan dua hari terakhir hingga 22 Mei 2008, kemarin, sebagai berikut:
22 Mei 21 Mei Perbedaan
New York Dow Jones 12,602.01 12,601.19 (+ 0.82)
New York NASDAQ Comp. 2,458.80 2,448.27 (+ 10.53)
Tokyo Nikkei 13,978.46 13,926.30 (+ 52.16)
Sydney All Ordinaries 5,920.00 5,916.40 (+ 3.60)
Hong Kong Hang Seng 25,043.12 25,460.29 (- 417.17)
London Fin.-Times 6,181.60 6,198.10 (- 16.50)
Paris CAC-40 5,028.74 5,027.55 (+ 1.19)
Zurich SMI 7,578.03 7,574.27 (+ 3.76)
Frankfurt DAX-Index 7,070.33 7,040.83 (+ 29.50)
Frankfurt EuroStoxx 50 3,793.03 3,794.13 (- 1.10)
(AP/reuters/iwan)
Friday, May 23, 2008
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



