Dinihari Nanti, The Fed Rencanakan Pangkas Suku Bunga
Bank sentral Amerika Serikat (The Fed) akan kembali mengurangi tingkat suku bunganya dinihari nanti. Gubernur The Fed Ben Bernanke membuka rapat kebijakan selama 2 hari di Washington, Selasa (29/4), untuk mengambil tindakan baru merespon kelesuan ekonomi AS dan memutuskan langkah apa yang akan diambil terhadap suku bunga.
The Fed diperkirakan akan menurunkan suku bunganya antara seperempat poin persentase atau 25 basis poin hingga menjadi 2 persen pada akhir rapat kebijakan Rabu (30/4). Pemotongan suku bunga ini terbilang tidak terlalu besar dibandingkan pemotongan tingkat suku bunga sebelumnya.
Beberapa ekonom memprediksi The Fed akan membiarkan tingkat suku bunga rendah kemungkinan hingga akhir tahun ini atau hingga tahun 2009. The Fed mulai memotong tingkat suku bunga pada September tahun 2007 untuk menggairahkan ekonomi AS. Namun, kekhawatiran muncul sehubungan kemungkinan meluasnya dampak kenaikan harga bahan bakar dan pangan terhadap inflasi sehingga memperumit tugas yang diemban oleh The Fed.
Sementara itu, Bursa AS pada penutupan perdagangannya dinihari tadi (30/04) berakhir flat, dipicu oleh sentiment negatif dari beberapa perusahaan farmasi serta didukung oleh anjloknya rilis data indeks harga perumahan AS. Sedangkan sentiment positif diduga berasal dari anjloknya harga minyak dari catatan rekor sebelumnya yang pernah mencapai 119 dollar AS per barrel.
Indeks harga perumahan AS anjlok 12.7% diluar estimasi yakni 12.1%. Sementara itu indeks keyakinan konsumen juga jatuh ke level 62.3 dari sebelumnya 65.9, namun masih sedikit lebih baik dibandingkan estimasi.
Tercatat, Indeks S&P 500 ditutup melemah 5.43 poin atau 0.39%, ke level 1,390.94; Dow Jones melemah 39.81 poin atau 0.31% ke level 12,831.94; dan Nasdaq Composite menguat 1.70 poin atau 0.07% ke level 2,426.10. (ap/reuters/iwan)
Wednesday, April 30, 2008
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



