Mc Cormick; Ekonomi AS Optimis akan Pulih di Semester Kedua
Saham AS menguat dini hari tadi, didorong oleh saham-saham pada sektor keuangan dan ritel serta reboundnya dollar AS. Merrill Lynch & Co. menguat setelah mengatakan punya cukup modal untuk mempertahankan devidennya. Target Corp dan Macy’s Inc menguat setelah dollar AS rebound terhadap euro dan harga minyak jatuh.
Indeks S&P 500 menguat 8,89 poin, atau 0,6%, menjadi 1.388,82. Indeks Dow Jones menguat 85,73 poin, atau 0,7%, menjadi 12.848,95. Indeks Nasdaq menguat 23,71 poin, atau 1%, menjadi 2.428,92. Penguatan sektor keuangan dan ritel membuat indeks S&P pulih yang sempat jatuh 0,6%. Saham dibuka melemah karena data new home sales yang turun tajam.
Pada laporan yang dirilis semalam, menunjukkan durable goods orders di luar transportasi naik untuk bulan lalu dan dari Depnaker AS data klaim bagi para pengangguran (jobless claims) turun di minggu lalu, turun 33.000 menjadi 342.000, hal ini mengagetkan setelah para ekonom memprediksi pengangguran akan naik 3.000. Sebagai bukti bahwa sektor manufaktur dan ketenaga kerjaan mampu bertahan meski sektor perumahan belum menunjukkan tanda perbaikan.
Minyak turun setelah dollar AS menguat karena spekulasi the Fed akan berhenti memangkas suku bunganya dan sentiment bisnis Jerman dan Perancis jatuh.
Seperti yang dikutip dari Reuters, Deputi Menteri Keuangan AS, David McCormick, mengatakan bahwa ekonomi AS sedang menghadapi masa sulit. Namun ia optimis pemulihan akan mulai terlihat pada semester kedua tahun ini, dan akan terus berlanjut di tahun berikutnya.
Menyinggung inflasi, ia mengatakan bahwa inflasi di emerging markets melonjak dalam beberapa bulan terakhir, didorong oleh kenaikan harga minyak dan makanan, sebagai akibat meningkatnya daya beli, menipisnya pasokan dan meningkatnya penggunaan bahan bakar nabati (biofuel). (iwan)
Friday, April 25, 2008
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



