Positif Laporan Keuangan Emiten, Dongkrak Bursa AS
Hingga penutupan perdagangan dua hari terakhir (15/4 dan 16/4), bursa dunia cenderung menguat. Ketimbang bursa saham lainnnya, kenaikan yang dialami Dow Jones dinihari tadi adalah yang paling besar.
Indeks S&P500 menguat tajam 30.28 atau 2.3% ke level 1,364.71; Dow Jones naik 256.8 atau 2.1% ke level 12,619.27; serta Nasdaq Composite melonjak 64.07 poin atau 2.8% ke level 2,350.11.
Kali ini penguatan yang terjadi pada pasar saham AS dimotori oleh Intel, yang membukukan penguatan terbaiknya sejak Januari setelah perusahaan pembuat chip terbesar dunia itu mengatakan melemahnya ekonomi tdak memukul penjualannya.
Penguatan juga terjadi di Nikkei, Tokyo, ketika bursa ditutup pada level 13.146,13 poin atau naik 155,55 poin. Satu-satunya penurunan terjadi di bursa Hang Seng Hong Kong. Di bursa itu, penurunan mencapai 22,98 poin atau berada di level 23.878,35.
Sementara itu, di pasar valuta asing, terpantau dollar melemah terhadap berbagai mata uang utama lainnya. Tercatat Dolar membukukan pelemahan terbesar terhadap euro dalam tiga minggu terakhir, drop capai $1,5969. sementara itu dolar Kanada dan Australia menguat setelah minyak mentah naik capai rekor pada $114,53 per barrel. Euro sentuh 80,76 pence terhadap pound. Selanjutnya dollar juga melemah 1 persen menjadi $1,5941 terhadap euro dibanding $1,5790 kemarin. Dolar melemah 0,6 persen menjadi 101,25 yen dibanding 101,83. euro menguat 0,4 persen menjadi 161,43 yen dari 160,78.
Pada kesempatan yang sama Departemen Perdagangan AS, semalam melaporkan bahwa Housing starts terpantau pada level 947,000 y/y, anjlok 11.9% dari angka 1.065 juta unit di Februari dan merupakan rekor terendah sejak Maret 1991. Padahal, penurunan diperkirakan hanya mencapai 5.2% ke level 1.01 juta unit. Sementara itu, building permits, juga jatuh ke level 927,000 dari 984,000 bulan sebelumnya. Sektor perumahan AS yang semakin memburuk diperkirakan akan memicu The Fed untuk kembali memangkas suku bunganya dalam agenda pertemuan bulan ini. (iwan)
Thursday, April 17, 2008
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



