Kerugian Wachovia dan Estimasi Goldman Sachs Undang Bearish Wall Street Juga Dollar AS
Bursa saham Wall Street pada perdagangan dinihari tadi (15/04) ditutup melemah menyusul Wachovia Corp. yang secara tidak terduga melaporkan kerugian kuartal pertama dan Goldman Sachs yang memprediksikan bahwa pendapatan emiten yang mengecewakan akan mendorong pasar untuk lebih bearish di minggu-minggu ke depan.
Indeks S&P 500 melemah 4.51 poin atau 0.3% ke level 1,328.32. Dow Jones anjlok 23.26 poin atau 0.2% ke level 12,302.06. Sementara Nasdaq juga turun 14.42 poin atau 0.6% ke level 2,275.82.
Saham Wachovia terpuruk ke level terrendahnya dalam 7 tahun menyusul pengumuman bahwa mereka mencatatkan kerugian sebesar 20 sen per lembar saham, dibandingkan sebelumnya $1.2 per lembar saham. Mereka juga akan memangkas dividen dan mengumpulkan $7 miliar untuk mengembalikan modal yang tergerus oleh kerugian di sektor mortgage.
Investment Strategist dari Goldman Sachs, yang memperkirakan bahwa masih akan ada emiten-emiten dengan laporan keuangan mengecewakan ke depannya, turut memicu sentimen negatif bursa.
Sedangkan pada perdagangan valas, sampai penutupan pasar AS dolar kembali mendapatkan tekanan dari major currency karena hasil G7 meeting akhir pekan lalu telah gagal meyakinkan para investor tentang kemungkinan intervensi gabungan. Membaiknya data retail sales AS sebesar 0.2 persen ternyata tidak berhasil mendongkrak the greenbuck lebih jauh.
Hari ini, apabila sentimen negatif tentang krisis yang tengah mendera perekonomian AS terus bergulir, rasanya berat buat dolar untuk bangkit dari tekanan, isu pemangkasan suku bunga oleh fed pada meeting selanjutnya masih memberatkan bagi dolar untuk segera bangkit. Gubernur Fed sendiri Ben Bernanke pekan lalu juga telah mengatakan pelemahan dolar justru akan baik buat menekan trade defisit. (iwan)
Tuesday, April 15, 2008
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



