Wednesday, April 02, 2008

Market Review

Aksi Lehman dan UBS angkat indeks di AS

Indeks saham di AS menguat pada awal kuartal II setelah Lehman Brothers Holdings Inc dan UBS AG mengucurkan US$19 miliar untuk menambah modal yang memicu spekulasi bank dapat mengatasi kerugian lebih lanjut akibat kredit macet.

Harga saham Lehman naik pertama kali dalam seminggu dan UBS memicu reli di Eropa didorong perkiraan perusahaan finansial akan pulih dari kerugian US$232 miliar terkait mortgage. General Electric Co dan United Technologies Corp memimpin penguatan harga saham industri setelah indeks pabrikan Institute for Supply Management menunjukkan kontraksi lebih kecil dari perkiraan.

Indeks Standard & Poor's 500 kemarin ditutup naik 47,48 poin (+3,6%) menjadi 1.370,18, pulih dari kinerja terburuk kuartalan sejak 2002. Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 391,47 poin (+3,2%) ke level 12.654,36. Indeks Komposit Nasdaq naik 83.65 poin (+3,7%) ke posisi 2.362,75.

Sementara itu dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi pada Februari 2008 mencapai 0,65 %, tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Februari 2008) sebesar 2,44%, dan tingkat inflasi tahunan (year on year) atau Februari 2008 terhadap Februari 2007 sebesar 7,40%.

Pemicu tingginya inflasi ini didorong oleh kondisi perekonomian global yang pada ujungngnya juga turut memicu naiknya beberapa harga bahan makanan dan makanan jadi pada pasar domestik. (RISET-iwan)

Komentar Analis

Berita Terbaru

Forecasts dan Analysis