Kembali Fokus pada Komoditi; Dollar Rebound
Sentimen pasar kembali mengangkat dollar disertai aksi jual komoditi, dollar kembali mendapat angin setelah sempat jatuh terporosok tajam hingga rekor terendah baru terhadap Euro dan Swissy, serta melemah terhadap Yen, 95.77. namun dollar kembali ditutup menguat pada penutupan perdagangan akhir pekannya.
Pemangkasan suku bunga yang dilakukan The Fed dirasa kurang sesuai dengan ekspetasi pasar.Dan, hal terpenting yang terjadi pada minggu lalu yakni melemahnya harga-harga komoditi, emas, dari rekor 1032/oz atau kurang lebih 11%, kejatuhan terbesar sepanjang sepekan perdagangan.
Selama pekan ini, dollar masih berindikasi melakukan rebound dalam rally-rally pendek. Dimana pasar masih ada yang harus merespon beberapa data fundamental AS. Juga masih terbuka besar peluang Dollar untuk recovery dalam sepekan ini, namun dalam waktu yang sama pula masih terbuka lebar peluang rebound bagi dollar AS.
Secara teknis, Euro, pada chart candlestick daily dan weekly menunjukkan adanya formasi 'shooting star' yang mensyaratkan adanya rejection atau reversal pattern dibawah atau sekitar level psikologinya, 1.6000. Momentum indikator juga menunjukkan “crossed over to the downside from overbought territory” secara gamblang menunjukkan reversal tren. Sedangkan pada indikator Ichimoku, EUR/USD jatuh dibawah garis Tenkan/conversion line, terakhir telihat hanya pada level 1.5593, sekarang menjadi level resistance.
Untuk minggu ini, kami berharap agar EUR/USD kembali pada toppish level nya yakni pada kisaran 1.5550-5600 dan untuk area bottom tercatat ada pada 1.5200/50 area. Sell EUR/USD on strength hingga ada level baru, 1.5700. Investor dan trader di minggu ini hendaknya lebih memonitor ketat perkembangan yang terjadi pada pasar komoditi, efek dari uptren dollar AS. Happy Trading..!! (RISET-iwan)
Monday, March 24, 2008
Ulasan Minggu Ini
Posted by Russley Futures-Administrator



