Monday, March 17, 2008

Market Review

Wall Street Ambruk; Bear Sterns Terancam Bankrupt

Bursa AS pada penutupan akhir pekan lalu (15/03) kembali ditutup ambruk untuk ketiga kalinya dalam seminggu kemarin, menyusul Bear Sterns yang memerlukan aksi penyelamatan dari The Fed dan JPMorgan Chase untuk mencegah dari kebangkrutan. Indeks S&P 500 anjlok 27.34 poin atau 2.1% ke level 1,288.14 sehingga total seminggu kemarin turun 0.4%; Dow Jones merosot 194.65 poin atau 1.6% ke level 11,951.09. Sementara itu Nasdaq Composite Index juga ambruk 51.12 poin atau 2.3% ke level 2,212.49.

Bear Sterns, underwriter kedua terbesar dari obligasi mortgage, anjlok terbesar sepanjang sejarahnya menyusul pernyataan bahwa mereka kekurangan kas, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa perbankan lainnya juga minim pendanaan. Pengumuman ini menutupi sentimen positif dari stabilnya inflasi dan kepercayaan konsumen yang lebih baik dari prediksi.

Fokus pasar global untuk minggu ini ada pada sidang FOMC, tepatnya nanti pada tanggal 18 Maret 2008, kita akan kembali melihat apa langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh Fed terhadap suku bunga Amerika. Memang spekulasi sekarang ini lebih besar kemungkinan akan ada penurunan suku bunga sebesar 75 basis poin apalagi hasil survey yang diadakan oleh Bloomberg sekarang ini sudah mencapai angka lebih dari 90%. Skenario lainnya ialah The Fed mungkin akan memangkas suku bunganya lebih besar, yakni sebesar 1% menjadi 2% pada pertemuan 18 Maret mendatang.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, apakah dengan memangkas bunga secara agresif dapatkah persoalan utama ekonomi AS terselesaikan? Atau, jika tidak, sampai dimana tanda bottom bagi the Buck? (RISET-iwan)

Komentar Analis

Berita Terbaru

Forecasts dan Analysis