Monday, February 11, 2008

Market Review

Outlook Mingguan: Fokus pada Bernanke Setelah Trichet Berhasil Mengirim Euro Jatuh Ke Level Terendahnya

Mata uang tunggal Eropa, EURO, menjadi “the biggest loser” pada minggu lalu setelah merespon kebijakan ECB yang semula bernada hawkish (tidak setuju) dengan pendapat mereka yang menginginkan adanya pemangkasan bunga kemudian beralih menjadi terbuka kemungkinan untuk memangkas suku bunganya. Tak dipungkiri, pergerakan dollar AS dalam minggu lalu menguat jika dibanding dengan major currencies yang ada. Penguatan tersebut menurut kami, tak lebih dari strong rebound yang sebagian ter support oleh aksi risk aversion, meski tak ada berita fundamental yang mampu membawa penguatan dollar secara nyata.

Tercatat EUR/USD dalam penutupan minggu lalu berakhir menjadi top mover, menyerah dengan melemah 300 point atau sekitar 2 % hingga akhir penutupan pasar AS Sabtu dinihari lalu. Minggu ini pasar kembali lebih fokus pada beberapa data ekonomi penting yang akan dirilis dari kawasan Inggris dan AS, bersamaan dengan testimoni Gubernur The Fed, Bernanke dihadapan konggres AS serta dirilisnya data Laporan Kuartal Inflasi dari BoE (Quarterly Inflation Report). Tak urung dari semua rilis data itu membuat dollar makin tertekan.

Menutup akhir pekan lalu, kelompok ekonom G7 di Tokyo mengungkapkan bahwa perlambatan ekonomi AS akan berdampak global pada pasar keuangan. Kemudian kelompok ekonom dari G7 tersebut menambahkan bahwa "Downside risks still persist, which include further deterioration of the U.S. residential housing markets. " (RISET-iwan)

Komentar Analis

Berita Terbaru

Forecasts dan Analysis