Fed's Stern; Masalah Kredit Macet Berpotensi Mempengaruhi Sektor Terkait Lainnya
Federal Reserve Bank of Minneapolis President Gary Stern memberikan statement agak mengejutkan, terkait dengan persoalan yang dihadapi pemerintah AS, Kredit Macet. Dalam pernyataannya, Stern, prihatin atas imbas maupun pengaruh dari kredit macet tersebut. Kejadian seperti ini hampir sama seperti yang dialami oleh pemerintah AS di awal tahun 1990-an, resesi yang meluluh lantakan perekonomian saat itu.
``While such an environment will not be permanent, it could well persist for an extended period,'' ungkap Stern pada pidato di Golden Valley, Minnesota, dekat Minneapolis. ``If credit is in fact restricted by some institutions and in some markets, it will likely take time for potential borrowers to find alternatives and substitutes.''
Fed Chairman Ben S. Bernanke beserta beberapa staf ahli dan kolega-koleganya masih mengupayakan langkah-langkah penyehatan akibat krisis subprime mortgages. Bernanke dihadapan Senate Banking Committee minggu lalu, menjelaskan efek dan tujuan dari kebijakan pemangkasan bunga nya.
Stern kembali lebih mendefinisikan credit crunch yaitu ``environment in which quality borrowers find credit either unavailable or available only on very expensive terms.'' Ditambahkan pula bahwa interest rates merupakan kebijakan``better positioned'' bagi upaya perbaikan ekonomi.
``The Federal Reserve has taken appropriate policy steps to respond to a financial shock,'' ungkap Stern, sambil mencoba membandingkan perisitiwa kali ini dengan apa yang terjadi saat era tahun 1990-an.``In this environment, we need to remain sensitive to evolving financial conditions and to incoming information on business activity.'' tambahnya. (BLOOMBERG/RISET-iwan)
Wednesday, February 20, 2008
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



