Dollar dan Yen Tertekan Akibat Aksi Risk Aversion
Dollar serta Japanese yen sampai pagi ini secara umum masih tertekan akibat berlanjutnya aksi risk aversion ang menjadi topik utama pada global market. Tercatat hanya dollar yen sajalah yang melemah, jika dibandingkan dengan major currencies lainnya. Namun kenyataan tersebut berbeda dengan Aussie, Aussie malah menguat, ter support oleh pendapat hawkish dari statement RBA yang di released. Sterling sedikit terangkat menguat pada sesi Eropa, hasil data inflasi PPI yang dirilis menunjukkan hasil positif, melebihi ekspetasi. Akan tetapi, effect tersebut hanya temporer dan the cable balik kembali tertekan pada sesi AS.
UK PPI input naik tajan dari sebelumnya 12.2% (hasil revisi) ke record tertingginya 19.1% selama bulan Januari, angka tersebut lebih tinggi dari ekspetasi para ekonom yakni hanya menyajikan 14.3%. Out PPI juga naik tajam, menguat dari 5.0% (year on year/ yoy) ke rekor 16 year high,5.7%, mematahkan konsensus sebelumnya 5.1%. Data Core PPI pun naik 2.5% (year on year/ yoy) ke 3.1% vs ekspektasi 2.6%. Dari data tersebut, menurut kami, membuat dilemma pada dalam memutuskan kebijakan-kebijakan moneter BoE, dimana angka inflasi mencetak lebih tinggi dan disertai lambatnya pertumbuhan ekonomi.
Beberapa data penting lainnya yang segera dirlis, besok CPI dan tak kalah pentingnya nanti hari Kamis BOE akan menyampaikan laporan Inflasi Kuartalan (Quarterly Inflation Report). Besar kemungkinan the cable masih melanjutkan tren sidewaysnya sampai semua data tersebut dirilis.
Dinihari tadi seluruh indeks utama AS terpantau ditutup menguat: Indeks S&P 500 menguat 5.46 poin atau 0.4% ke level 1,336.75 setelah sebelumnya di sesi awal sempat anjlok 0.8%. Dow Jones naik 28.13 poin atau 0.2% ke level 12,210.26. Sementara Nasdaq Composite Index menanjak 16.83 poin atau 0.7% ke level 2.321.68. Harga minyak menguat ke level sebulan tertinggi setelah Valero Energy menutup kilang karena power failure kemarin.(RISET-iwan)
Tuesday, February 12, 2008
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



