Friday, January 18, 2008

Market Review

Dollar Dropped Saat Pidato Bernanke, Wall Street Anjlok Tajam

US dollar kembali jatuh kemarin (17/01) setelah Gubernur The Fed, Ben Bernanke memberikan statementnya kepada kongres Amerika yang isinya bahwa dibutuhkan lebih banyak pikiran maupun tindakan serta kerjasama dari semua pihak agar perekenomian US semakin membaik selain hanya dengan memotong suku bunga saat ini.

Akibat dari statement yang dikeluarkan oleh Bernanke, dollar maupun pasar saham U.S semalam melemah tajam. Ditambah juga kabar bahwa Merril Lynch merugi “worse-than-expected” sebesar $9.83 milyar. Merrill yang merupakan pialang terbesar di Amerika, sahamnya terjerembab dalam lima minggu terendahnya di bursa New York Stock Exchange setelah dilaporkan melakukan hapus buku sebesar $11.5 miliar dalam portfolio obligasi dan KPR subprime. Sebelumnya, Goldman Sachs Group Inc., Morgan Stanley serta Bear Stearns Cos. juga anjlok harga sahamnya.

Sebelumnya telah dilaporkan juga bahwa sektor manufaktur di wilayah Philadelphia mengalami kontraksi lebih buruk dari perkiraan untuk bulan Januari. Hal tersebut menunjukkan adanya pengurangan produksi industri karena pelambatan ekonomi. Sementara itu, kelompok developer mengalami pembangunan rumah yang terendahnya sejak tahun 1991 untuk data periode Desember lalu. Dengan demikian, tahun 2007 lalu merupakan tahun terburuk dalam tiga dekade terakhir dalam pembangunan rumah di Amerika. (RISET-iwan)

Komentar Analis

Berita Terbaru

Forecasts dan Analysis