Thursday, January 17, 2008

Market Review

Laju Inflasi Konsumen AS Tertinggi Selama Dua Dekade

The Green Buck semalam kembali melemah terhadap euro (16/01) dan masih juga lemah terhadap yen setelah dirilisnya data inflasi Amerika, dalam keterangannya data inflasi tersebut masih naik bahkan tertinggi dalam dua dekade terakhir, hal ini menimbulkan masalah ekonomi baru bagi the Federal Reserve secara khusus.

Indeks harga konsumen (CPI) meningkat sebesar 0.3% di bulan Desember, lebih tinggi dari prediksi para ekonom yang menaruh angka kenaikan 0.2%. Sementara itu core CPI, kecuai komponen harga makanan dan energi, bertambah 0.2% yang sejalan dengan ekspektasi ekonom.

Di sesi pasar New York euro diperdagangkan di $1.4810 dari $1.4802 posisi sehari sebelumnya. Dollar di level Y106.52 dari posisi Y106.94. Sementara pound ada di level $1.9696 dari sebelumnya pada $1.9630.

Para analis berpendapat bahwa sekalipun terdapat kenaikan inflasi di luar perkiraan, the Fed nampaknya akan lebih terfokus kepada masalah pelambatan pertumbuhan ekonomi ketimbang laju kenaikan inflasi. (RISET-iwan)

Komentar Analis

Berita Terbaru

Forecasts dan Analysis