USD Melemah, Data Ekonomi Amerika Memburuk
Pada sesi perdagangan Jum'at malam (04/01) USD kembali terpuruk terutama terhadap mata uang CHF dan JPY. Pelemahan ini diakibatkan oleh 3 data ekonomi AS yang dirilis sebelumnya yaitu: Average Earnings, Nonfarm-Payroll dan Unemployment Rate dari rilis data menunjukkan kondisi yang semakin memburuk.
Pelemahan ini oleh sebagian besar analis diperkirakan akan memberikan tekanan terhadap The Fed untuk kembali memangkas suku bunganya pada pertemuan The Fed berikutnya. Buruknya data ini diperkirakan juga semakin memperkuat prediksi akan terjadinya stagflasi di AS.
Data Non Farm Payroll (NFP) yang Jauh di Bawah Ekspektasi
Mata uang dollar merosot setelah rilis data NFP (04/01), dikatakan bahwa penambahan tenaga kerja yang bergaji di Amerika untuk bulan Desember muncul jauh di bawah ekspektasi. Data memperlihatkan terdapat 18,000 tambahan pekerjaan tersedia yang jauh di bawah ekspektasi para analis sebesar 70,000 pekerjaan. Hal tersebut meningkatkan kemungkinan bahwa the Federal Reserve akan kembali memangkas bunganya sampai sebesar 0.5% bulan ini untuk menghindari terjadinya resesi.
Terpantau dollar anjlok tajam pada Jum'at malam lalu ke level 108.05 yen dari 109.25 sebelum rilis data Non Farm Payroll. Terhadap euro, dollar juga merosot ke level 1.4810 dari level 1.4725 sebelumnya, sementara pound terpantau naik ke $1.9806, sempat di $1.9848, dari sebelum pengumuman di 1.9770. (REUTERS/RISET-iwan)
Monday, January 07, 2008
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



