Dolar Capai Titik Terrendah Sejak 13 Desember atas Euro
Dolar masih terus jatuh pada hari keenamnya atas euro akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi dan kekhawatiran mengenai kekisruhan yang terjadi di Pakistan akan semakin buruk menjadikan aset AS menjadi kurang menarik di mata investor.
Dolar terpuruk ke level terrendahnya minggu lalu atas euro sejak November 2006 tepat sebelum pemerintah AS melaporkan data penjualan perumahan yang jatuh hampir ke 11 tahun terrendahnya bulan lalu. Pemberontakan di Pakistan setelah meninggalnya mantan PM Pakistan Benaziir Bhutto berindikasi juga turut menekan dollar.
Menurut analis, kombinasi rilis data dari AS dan risiko geopolitik semakin menekan pelemahan dollar. Saat ini sedang terjadi risk aversion atau keengganan mengambil risiko dari para investor.
Dollar terpantau sempat jatuh hingga $1.4730 per euro hari ini (31/12) yang merupakan titik terrendahnya sejak 13 Desember lalu. Hingga saat ini, dolar masih diperdagangkan pada level 1.4735.
Besok tanggal 1 Januari semua market tutup berbarengan dengan Liburan Tahun Baru. (RISET-iwan)
Monday, December 31, 2007
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



