Indeks Dolar AS Turun Keharga Terendah Satu Setengah Bulan
Index dollar Amerika jatuh pada level 1,5 minggu terendah pada hari Kamis (27/12) ditengah penguatan di euro dan rally pada dollar Canada ke level 1 bulan tertinggi. Index dollar melemah 0.6% menjadi 77.149 level terendah sejak tanggal 14 Desember. Saat ini index dollar telah melemah sampai 0.8% diantara 3 sesi pasar yang menurun penutupan pada level tertinggi di 77.794 pada tanggal 20 Desember lalu.
Euro berada pada level $1.4499 menguat dari $1.4395 mendekati akhir perdagangan di New York, Senin lalu , level tertinggi sejak tanggal 14 Desember. Terhadap mata uang Canada dollar melemah mencapai level 98.18 sen Canada dari level 98.40 mendekati penutupan pasar Amerika, level terendah sejak tanggal 26 November
Sementara terhadap yen dollar berada pada 114.01 yen turun dari 114.28 pada penutupan pasar Amerika , Senin lalu dan terhadap mata uang Inggris berada pada level $1.9833 dari $1.9770 menjelang akhir penutupan pasar Senin lalu. Dilain pihak terjadi penurunan pada perolehan yield obligasi 10 tahun, sebesar 2.1 basis point menjadi 4.191%
.
Indeks Harga Perumahan Amerika Bulan Oktober Turun
Rabu (26/12), harga2 perumahan Amerika pada bulan Oktober ini memasuki bulan kesepuluh kejatuhannya yaitu sebesar 6.7% dibandingkan dengan kondisinya tahun lalu demikian laporan dari the Standard & Poor's/Case-Shiller Home price Index.(HPI).
“Apapun yang anda lihat dari data-data ini, adalah jelas bahwa kondisi saat ini pasar perumahan perorangan tetap suram” demikian dikatakan Robert Shiller yang membantu membuat perhitungan index, dalam laporannya Rabu kemarin.
Catatan sebelumnya menunjukkan bahwa di bulan April 1991 terjadi penurunan sebesar 6.3%. Dan kali ini HPI turun sebesar 1.4% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Harga index perumahan dari Standard & Poor/Case-Shiller mendapatkan data perumahan dari 10 kota metropolitan yang di bandingkan dengan tahun lalu. Index lain yang luas yaitu dari 20 kota metropolitan turun juga sebesar 6.1%. Diantara 20 kota metropolitan dalam index yang lebih luas ini, 11 kota diantaranya mengalami penurunan. Miami yang mengalami penurunan terbesar. Dimana HPI di Miami turun 12.4% yang juga serupa pada tahun lalu.
Perkiraan Melambatnya Retail Sales Melemahkan Dollar
Mata uang dollar di hari Natal yang kedua semalam (26/12) terpantau jatuh, tertajam dalam periode tiga minggu terakhir terhadap euro, terpicu oleh concern pasar bahwa tingkat penjualan retail AS akan menurun sejalan dengan jatuhnya sektor perumahan.
Melemahnya dollar terjadi setelah perusahaan Target Corp., kelompok toko diskon terbesar kedua di Amerika, menyatakan bahwa pertokoan sejenisnya akan mengalami penurunan penjualan sekitar 1 persen karena berkurangnya konsumen yang berbelanja setelah liburan Thanksgiving akhir November lalu. Sementara itu, sebagian besar pasar financial, seperti di Australia, Hong Kong dan Inggris hari ini masih tutup liburan.
``Outlook untuk pertumbuhan ekonomi AS masih lemah, sehingga dollar tertekan,” demikian seorang currency strategist pada Bank of New York Mellon. ``Dollar sedang kehilangan kekuatannya,” ujarnya yang dikutip Bloomberg. (RISET-iwan)
Thursday, December 27, 2007
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



