Unwinding Carry Trade, Dollar Menguat
Diluar dugaan, keputusan penurunan sukubunga sebesar 25 basis poin oleh the Fed menyebabkan unwinding carry trade sehingga dollar menguat terhadap hampir semua mata uang major. Unwinding carry trade sebenarnya sudah berlangsung sejak sesi Eropa, karena sebagian investor kuatir akan ada pergerakan volatil menjelang keputusan the Fed sehingga mengurangi porsi jual dollar. Pergerakan ini berlanjut, terutama setelah bursa saham Amerika dibuka. Unwinding carry trade ini menyebabkan dollar telah menguat sekitar 150 poin terhadap poundsterling dan 100 poin terhadap euro sebelum keputusan the Fed.
Memburuknya sentimen investor terhadap kondisi ekonomi Jerman turut mempengaruhi pelemahan euro. FOMC menakhiri rapat kebijakan menurunkan fed funds rate dan discount rate sebesar 25 bp dengan pernyataan bernada dovish. Tetapi penjualan tajam malah terjadi pada bursa saham Amerika karena investor kecewa penurunan hanya 25 bp. Sejak awal sesi Amerika, ekspetasi penurunan 50 bp semakin santer diharapkan pasar dan menjelang pengumuman fed funds futures memperkirakan 40% ada penurunan tersebut.
Indeks bursa saham Dow Jones turun 2,14% dan USD/JPY turun 130 poin. Likuidasi carry trade yen mempengaruhi high-yielders, dengan poundsterling melemah sekitar 100 poin karena GBP/JPY turun hampir 300 poin dan euro melemah sekitar 90 poin karena EUR/JPY turun 240 poin. Unwinding carry trade dollar juga terjadi dengan AUD/USD turun 185 poin dan NZD/USD turun 130 poin. Keluarnya dana dari bursa saham menyebabkan yields obligasi menurun sehingga yields US Treasuries 10 tahun kembali berakhir dibawah 4,00%. Pada akhir sesi, hanya terhadap yen dollar berakhir melemah.
Pergerakan hingga tengah hari kemarin merupakan rebound high-yielders terhadap dollar dan yen. Menurut Bloomberg para institusi keuangan Jepang minggu ini mungkin akan menjual reksa dana senilai $2,6 milyar dalam bentuk assets luar negri, sehingga tinggal menunggu risk aversion berkurang untuk yen kembali melemah. Perkembangan sentimen pasar perlu terus dipantau.
Ada kemungkinan pergerakan seperti di Asia akan kembali terjadi pada sesi Eropa, dengan unwinding carry trade sehubungan dengan koreksi bursa saham diikuti oleh pelemahan dollar dan yen terhadap mata uang major setelah sentimen investor membaik sehingga terjadi rebound bursa saham. Penilikan kembali arah kebijakan the Fed bisa menyebabkan perubahan sentimen. Pernyataan resmi the Fed kemarin sebenarnya cukup dovish, sehingga memungkinkan adanya penurunan suku bunga lebih lanjut, dan pasar fed funds futures telah memperkirakan 63% kemungkinan penurunan suku bunga 25 bp bulan depan. Selain itu, the Fed sepertinya akan melakukan tindakan alternative untuk mengatasi krisis kredit perbankan selain penurunan discount rate menjadi 4,75%. Di sisi lain, masih ada kemungkinan dollar untuk menguat terhadap high-yielders hingga akhir minggu ini.
Defisit Perdagangan AS Bulan Oktober Naik 1.2% Menjadi $57.8 Milyar
Rabu(12/12) defisit neraca perdagangan Amerika bulan Oktober membesar dikarenakan kenaikan harga minyak yang melampaui besaran eksport yang juga di pengaruhi oleh jatuhnya nilai dollar Amerika.
Laporan Departemen Perdagangan Amerika menyatakan gap sebesar $57.8 miliar , meningkat 1.2 % dari laporan bulan September yang telah direvisi yaitu sebesar $57.1 miliar. Hasil pooling para ekonom melalui pasar Thomson IFR memperkirakan hanya sedikit kenaikan deficit sehingga menjadi $57.0 miliar dari laporan asli bulan September deficit $ 56.5 miliar .
Import meningkat 1.0% menjadi $199.5 miliar. Dimana import minyak per barrel meningkat 6.3% di bulan Oktober, sementara nilai dollar meningkat 12.4% saat harga minyak mencapai harga $72.49. Nilai eksport meningkat 0.9% menjadi $141.7 miliar. Dan Eksport barang-barang modal merupakan faktor utama, yang meningkat $1.3 miliar menjadi $ 39.2 miliar dan didominasi oleh penjualan pesawat terbang sipil. Dengan menyampingkan harga makanan secara global, harga eksport barang pertanian jatuh sampai setengah miliar dollar. (RISET-iwan)
Thursday, December 13, 2007
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



