Pergerakan Dollar Masih Nantikan Keputusan The Fed
Kekuatiran berlanjut akan dampak krisis kredit mempengaruhi investor untuk kembali mengurangi porsi carry trade sehingga terjadi pembelian yen terhadap mata uang major sepanjang hari. Laju pembelian yen terhadap dollar lebih terjadi pada sesi Tokyo dan pagi Eropa, sehingga terbentuk range 93 poin. Pada sesi Amerika, bull dollar sempat rally terhadap yen setelah Henry Paulson menyatakan pemerintah hampir selesai menggodok rencana bantuan mortgage komprehensif yang diharapkan bisa menolong para peminjam kredit subprime. Walau demikian, bid akhir USD/JPY masih 69 poin dibawah bid akhir periode sebelumnya. Tekanan jual dollar terhadap high-yielders terjadi dipengaruhi isu perdebatan Saudi Arabia dan Kuwait mengenai peg dollar, aktifitas manufaktur di Eropa dan Inggris yang berkembang lebih laju dari perkiraan analis dan komponen ISM yang memperkuat kemungkinan NFP berada dibawah 100K. Komponen employment pada detil ISM mengalami kontraksi dari 52 ke 47,8 sehingga mengindikasi sektor manufaktur melakukan PHK bukan penambahan karyawan selama bulan November. Volume perdagangan cukup tipis, dengan trader lebih banyak sidelines menjelang keputusan rapat kebijakan 5 bank sentral major. Fed funds futures masih memperkirakan kemungkinan sekitar 40% akan ada penurunan suku bunga 50 bp oleh the Fed.
Pergerakan hingga tengah hari kemarin cenderung datar dengan range sempit, trader Asia sepertinya enggan membuka posisi baru karena tidak pastinya arah dan penantian keputusan rapat kebijakan bank sentral. Ada kemungkinan sentimen dan performa bursa saham akan mempengaruhi pergerakan pada sesi Eropa dan Amerika. Kekuatiran akan krisis kredit berlanjut menyebabkan tingkat suku bunga antar bank LIBOR 1-bulan mencapai level tertingginya dalam 9 tahun kemarin di 6,715%. Berita negatif lebih lanjut pada sektor finansial bisa mempengaruhi sentimen investor untuk menjadi risk averse. Pagi ini the British Retail Consortium melaporkan penjualan ritel di Inggris meningkat sedikit lebih baik pada bulan November, sehingga positif untuk poundsterling. Tidak ada data major dari Amerika semalam, sehingga fokus mungkin berada pada keputusan rapat kebijakan Bank of Canada pada 21:00. Penurunan suku bunga sebesar 25 bp oleh BoC akan membesarkan ekspetasi pasar adanya penurunan suku bunga pada bank sentral major lainnya, terutama BoE dan the Fed. Perkembangan pertemuan Doha perlu terus diperhatikan, karena ketidakpastian apakah negara Teluk Gulf akan menghentikan mata uang mereka terhadap dollar bisa mempengaruhi tekanan jual dollar. (RISET-iwan)
Wednesday, December 05, 2007
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



