Hasil MPC, BOE Akan Cut Rate Secara Bulat
Pada perdagangan kemarin trader masih menutup porsi jual dollar mereka sehingga ada gelombang pembelian dollar pada pagi hari dan menjelang akhir sesi Eropa. Pembelian dollar terhadap poundsterling dipertajam oleh hasil data Inggris yang mengindikasi Bank of England masih bisa menurunkan tingkat sukubunganya tahun depan karena ekonomi Inggris sepertinya tidak menghadapi tekanan inflasi yang semakin besar seperti yang terjadi di Amerika dan Eropa. Terhadap euro, dollar melemah setelah surplus perdagangan zona Eropa ternyata dua kali lipat lebih besar dari perkiraannya. Sentimen investor semakin membaik setelah ECB menyuntikan dana sebesar $500 milyar ke sistem perbankan Eropa dalam rangka kerjasama bank sentral Eropa-Amerika Utara mengatasi krisis kredit global. Hal ini mempengaruhi aktifitas carry trade meningkat sehingga yen dan franc kembali melemah terhadap dollar. Pada akhir sesi dollar menguat terhadap yen, franc dan poundsterling; melemah terhadap euro dan dollar Australi.
Bank of Japan memulai rapat kebijakannya kemarin dan ini mungkin mempengaruhi adanya pembelian yen. Ada kemungkinan yen akan melemah terhadap mata uang major nanti. Selain karena rebound bursa-bursa saham kemungkinan yen akan melemah didapat dari berita 2 institusi internasional akan menjual \400 milyar melalui paket investasi. Franklin Templeton Investment akan menjual \100 milyar dan UBS Global Asset Management akan menjual \300 milyar.
Pada akhir rapatnya BOE menurunkan tingkat suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%. Notulen diperkirakan menunjukkan hasil pemungutan suara 6-3, dengan 6 anggota MPC setuju menurunkan sukubunganya dan 3 suara menolak. Kalau ternyata hasilnya 7-2 atau 8-1 akan negatif bagi poundsterling karena dengan majoritas seperti ini semakin mungkin BOE akan menurunkan suku bunganya lagi dalam kuartal pertama tahun depan. Hasil 5-4 akan positif bagi poundsterling dan memungkinkan adanya pengurangan porsi jual poundsterling karena memperku-at pandangan penurunan suku bunga Desember ini adalah tindakan sekali yang tidak akan diulang lagi dalam jangka waktu dekat.
Komite Kebijakan Moneter dari Bank of England memutuskan secara bulat dari sembilan anggotanya (9 – 0) dalam melakukan pemangkasan bunga bulan Desember menjadi 5.5% dari 5.75% pada beberapa waktu lalu, demikian notulen meeting yang baru dirilis sore ini (19/12).
Kesembilan anggota komite (MPC) menilai terdapatnya risiko downside dari perekonomian Inggris dan tingkat inflasi sebagai akibat goncangan pasar finansial yang lebih besar pengaruhnya dibandingkan kemungkinan kenaikan inflasi oleh tekanan biaya jangka pendek.
Terhadap rilis data tersebut, di pasar valuta kemarin sore sterling melemah tajam, karena spekulasi pasar kemungkinan bank sentral Inggris ini akan dapat memangkas bunga lagi di kemudian harinya. Mata uang yang suka disebut dengan Cable ini terpantau anjlok hampir 100 poin ke level 2.0063, sementara kurs EUR/GBP menyentuh level tertinggi harian di 0.7168.(RISET-iwan)
Thursday, December 20, 2007
Posted by Russley Futures-Administrator



