Thursday, November 22, 2007

Market Review

Notulen MPC 7-2 Mungkin Tekan Sterling Melemah ke 2.0450

Dengan sentimen pasar Asia membaik, sejak tengah hari Tokyo yen cenderung melemah terhadap mata uang major sehubungan dengan diincarnya high-yielders. Meningkatnya aktifitas carry trade ini berlanjut pada sesi pagi Eropa, bahkan penjualan dollar dengan tajam terjadi sehingga GBP/USD langsung naik sekitar 85 poin sebelum bursa saham Eropa dan Inggris dibuka dipengaruhi naiknya GBP/JPY sekitar 160 poin. Pembelian poundsterling berlanjut walau hasil data ekonomi Inggris semakin menkonfirmasi pelemahan pertumbuhan. Pada sesi Amerika, pergerakan dipengaruhi penantian menjelang notulen FOMC dan prediksi bank sentral sehingga rally poundsterling terbatasi di 2,0670 dan ada kecenderungan profit taking jangka pendek. Baru setelah the Fed menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi dan inflasinya, kembali ada sedikit penjualan dollar. Pada akhir sesi, poundsterling memiliki bid akhir 163 poin diatas bid akhir periode sebelumnya dalam pergerakan sebesar 225 poin.

Fokus berada pada hasil notulen rapat terakhir Monetary Policy Committee Bank of England sore ini. Rapat tersebut menghasilkan keputusan tidak ada perubahan tingkat suku bunga pada 5,75%. Laporan kuartal inflasi BOE minggu lalu dinilai pasar dovish dan menyebabkan poundsterling melemah tajam terhadap mata uang major karena kemungkinan adanya penurunan suku bunga pada kuartal pertama tahun depan dari BOE. Konfirmasi lebih lanjut mengenai arah kebijakan diharapkan bisa dilihat dari nada para anggota MPC dan hasil pengambilan suara.

Majoritas menilai keputusan 7-2 akan mempengaruhi poundsterling untuk kembali melemah menuju 2,0450; karena memperkuat kemungkinan adanya penurunan suku bunga awal tahun depan. Pelemahan poundsterling mungkin bisa terbatasi atau bersifat sementara kalau sentimen pasar global masih lebih bearish dollar. Tetapi kalau hasilnya hampir berimbang, yaitu 5-4, akan lebih buruk bagi poundsterling karena akan memperkuat ekspetasi adanya penurunan suku bunga bulan depan dari BOE. Akhir-akhir ini, pasar obligasi pemerintah Inggris (Gilts) sudah memperhitungkan adanya penurunan suku bunga bulan depan, didukung oleh beberapa perusahaan hedge funds besar. Selain itu, performa bursa saham juga perlu diperhatikan.

GBP/USD Bergerak sekitar 2,0622, support terdekat berada di 2,0600 level terendah pagi ini. Support berikutnya berada disekitar 2,0570 dan 2,0500. Pelemahan poundsterling lebih lanjut akan menemui kembali 2,0450 dan kemudian 2,0400. Resistan terdekat dari 2,0658 berada di 2,0700. Resistan berikutnya berada di 2,0750 (50%). Penembusan keatas 2,0800 memiliki resistan sekitar 2,0840 dan kemudian 2,0900. Rally lebih lanjut akan mencoba menemui 2,0970 dan kemudian 2,1000. (RISET-iwan)

Komentar Analis

Berita Terbaru

Forecasts dan Analysis