Thursday, October 25, 2007

Market Review

Memburuk Data Existing Home Sales, Sudah Terprediksi Sebelumnya

Dilaporkan semalam (24/10) bahwa penjualan rumah bekas (Existing Home Sales) yang laku terjual sepanjang September kemarin terus turun menjadi hanya sebanyak 5.04 juta unit, turun dari level 5.50 juta unit pada Agustus, dan juga lebih rendah dari penurunan yang diprediksi oleh ekonom yang mengestimasi angka penjualan akan turun menjadi sebanyak 5.25 juta unit.

Data yang dilaporkan merupakan level penjualan rumah lama yang terendah sejak 1999, di mana sejak tahun tersebut tingkat penjualan rumah selalu mengalami peningkatan hingga mulai mengalami tekanan koreksi terbesar pada tahun ini.

Hal ini menunjukkan belum adanya perbaikan pada sektor perumahan setelah 1 bulan pasca puncak kisruh krisis kredit yang terjadi pada bulan Agustus kemarin. Selain itu, data semalam juga memperbesar kemungkinan akan melambatnya angka pertumbuhan ekonomi AS. Namun demikian data-data perumahan dan ekonomi makro lainnya akan terus dipantau pasar guna mengumpulkan informasi yang lebih lengkap sebelum mengambil kesimpulan atas arah perekonomian AS tahun ini.

Oleh karena data tersebut sudah diprediksi oleh pasar, tidak tampak adanya pergerakan signifikan pasca pengumuman data perumahan.

Terhadap sterling dolar telah mengalami pelemahan hingga ke level 2.0510 pada saat rilis data semalam, namun sempat mengalami rebound teknikal sebelum pengumuman ke level 2.0475; dan kini dolar kembali bergerak dalam kecenderungan melemah dengan berada di sekitar level 2.0485.

Hal yang sama terjadi pada yen, di mana dolar sempat melemah hingga ke level 113.99 pada sebelum pengumuman, dan kini terpantau stabil bias melemah di sekitar level 114.12.

Sementara terhadap euro hal agak berbeda, terjadi karena oleh kinerja bursa Eropa yang negatif, sentimen justru beralih dari euro ke dolar. Setelah sempat menguat, dolar saat ini tampak bergerak stabil di sekitar level 1.4265 terhadap euro.

Aussie Bullish, Rilis CPI Kuartal Ketiga

Kinerja aussie pada awal perdagangan kemarin (24/10) cukup memuaskan. Aussie kembali membukukan penguatan terhadap dolar AS oleh pengaruh membaiknya kinerja bursa global setelah Wall Street sukses menguat dini hari sebelumnya. Di samping itu, rilis data CPI yang diumumkan turut memberikan dorongan bagi aussie. CPI Australia diperkirakan akan mengalami penguatan lebih lanjut.

Aussie dibuka pada level 0.8984/90 pada perdagangan kemarin pagi. Nilai tukar tersebut menguat cukup besar dibandingkan penutupan perdagangan kemarin yang terpantau berakhir pada level 0.8912/15. Sementara itu, pada sesi perdagangan di AS semalam, Aussie terpantau mengalami pergerakan pada kisaran 0.8898 – 0.8992. (RISET-iwan)
(RISET-iwan)

Komentar Analis

Berita Terbaru

Forecasts dan Analysis