Carry Trade: Persoalan Sentral Ekonomi Global
Kalau pada awal pekan majoritas melihat the Fed bisa mempertahankan tingkat suku bunga pada level 4,75% maka pada rapat FOMC berikutnya, kemungkinan ada penurunan suku bunga lagi dari the Fed. Pelemahan yang berlanjut pada sektor perumahan Amerika, harga minyak mentah yang terus mencapai rekor baru, earnings dan outlook sektor perbankan yang mengecewakan, dan koreksi ratusan poin pada indeks bursa saham mempengaruhi sentimen investor.
Unwinding carry trade yen dimulai pada sesi Amerika kemarin. Selain itu, spekulasi mengenai pernyataan resmi pertemuan G7 turut mempengaruhi pembelian yen yang sering digunakan sebagai proxy yuan, sehingga kemungkinan apresiasi yuan mempengaruhi adanya apresiasi yen. Dengan indeks saham turun sekitar 2,6% dan US Treasuries diburu investor, pasar fed funds futures memperkirakan hampir 100% kemungkinan penurunan suku bunga lagi oleh the Fed pada 31 Oktober 2007. Pelemahan dollar menyebabkan indeks USD turun ke 77,363, level terendahnya sejak pertama kali diperhitungkan lebih dari 30 tahun lalu. Pembelian yen berlanjut setelah pertemuan G7 berakhir dan pernyataan resminya atau communiqe mengulang imbauan ke pemerintah China untuk mempercepat apresiasi mata uang yuan. Pada akhir sesi, dollar menguat hanya terhadap dollar Australi yang tertekan laju unwinding AUD/JPY.
Pembelian yen kembali masih berlanjut hingga pagi ini, dipengaruhi oleh peran yen sebagai proxy yuan setelah comunique G7. Sedikit pelemahan yen terjadi setelah bursa saham Tokyo dibuka. Investor telah memperhitungkan penurunan tajam pada NIKKEI, ditambah para institusi Jepang masih cenderung untuk menjual yen. Ada kemungkinan kombinasi risk aversion sehubungan dengan melemahnya pertum-buhan ekonomi global dan imbauan apresiasi yuan akan mempengaruhi pembelian yen berlanjut pada sesi Eropa nanti, yang berpotensi membawa USD/JPY semakin mendekati 111,58 level terendah dalam 1,5 tahun. Bursa saham Eropa diperkirakan dibuka koreksi. Tidak ada data ekonomi dari Amerika malam ini. Pergerakan mata uang akan lebih ditentukan oleh sentimen dan pelaporan musim earnings.
Di sisi lain, bursa saham Amerika masih belum memperhitungkan kemungkinan adanya penurunan suku bunga lagi dari the Fed minggu depan. Dari perkiraan data ekonominya minggu ini, dollar akan melemah lebih lanjut, dengan Richmond Fed hari ini mengindikasi pelemahan sektor manufaktur, dan data penjualan rumah Rabu-Kamis nanti masih menunjukkan deteriorasi sektor perumahan. Walau perkiraan Durable Goods Kamis ini cukup baik, sepertinya diperlukan hasil yang jauh lebih baik untuk memperbaiki sentimen pasar. Pernyataan para pejabat ECB selama G7 kemarin masih hawkish dan bisa mempengaruhi bull euro untuk mendorong EUR/USD semakin mendekati level psikologis 1,45, walau terdapat resiko tekanan dari unwinding carry trade dan IFO yang lebih rendah Kamis ini. Selain pelemahan dari unwinding carry trade, pencapaian kembali level tertinggi dalam 26 tahun di 2,0646 pada GBP/USD bisa terhambat oleh turunnya harga rumah perkiraan the Nationwide dan melemahnya sektor industri menurut the Confederation of British Industry hari ini pula. (RISET-iwan)
Tuesday, October 23, 2007
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



