Monday, October 08, 2007

Market Review

Sterling Dalam Tren Melemah, Ekspektasi Positif Pada Data Non Farm-Payroll

Tingkat Non-Farm Payroll Amerika untuk bulan September lebih tinggi dari perkiraan , dengan tingkat pendapatan rata-rata meningkat dan tingkat pengangguran meningkat sedikit menunjukkan tanda dari melemahnya perekonomian tapi mengabaikan konsekwensi dari resesi akibat dari kejatuhan kasus perumahan yang tiada berujung.

Menurut data dari Departemen Tenaga Kerja tingkat penggajian dari sektor bukan pertanian meningkat 110.000 pada bulan September ditambah dengan angka bulan Agustus yang memang sudah di revisi sebesar 89.000 dari estimasi menurun 4.000. Kenaikan bulan September ini sungguh diluar perkiraan para ahli yang berharap kenaikan 100.000. Tingkat upah telah meningkat 0.4% pada pendapatan rata-rata $ 17.57 per jam, naik 4.1% dari bulan September 2006. Tingkat pengangguran naik ke 4.7% dari 4.6% bulan lalu.

Setelah tiga hari berturut-turut melemah, dimana pengurangan porsi poundsterling pada portofolio mempengaruhi, terjadi rally poundsterling sejak sesi pagi Eropa hingga hasil data factory orders. Pada sesi Eropa, pengumuman bank sentral Qatar mengurangi porsi investasi berdenominasi dollar AS menjadi 40% dan Vietnam menyatakan akan mengakhiri pembelian dollar AS sehingga mempengaruhi pelemahan dollar terhadap euro dan poundsterling. Setelah pengumuman Bank of England yang tidak disertai oleh pernyataan resmi, segera terjadi pembelian poundsterling yang merupakan relief-rally. Biasanya kalau Bank of England memberikan pernyataan resmi setelah keputusan rapat yang tidak ada perubahan, akan terjadi penurunan suku bunga pada rapat kebijakan berikutnya. Tetapi rally poundsterling menembus keatas 2,0400 baru terjadi setelah turunnya factory orders Amerika yang mengindikasi diperlukannya penurunan suku bunga lagi dari the Fed. Penguatan poundsterling saat itu sekitar 76 poin. Sedikit pembalikan masih menyebabkan poundsterling memiliki bid akhir 70 poin dibawah bid akhir periode sebelumnya dalam pergerakan sebesar 153 poin.

Sedikit penjualan poundsterling bisa terjadi di sesi Eropa. Keputusan BOE dan ECB, kemudian pernyataan presiden ECB Jean Claude Trichett mempengaruhi berkembangnya kemungkinan arah kebijakan BOE dan ECB. Sebagian menilai diantara kedua bank tersebut yang kemungkinannya lebih besar akan mengikuti langkah penurunan suku bunga the Fed adalah Bank of England.

Kondisi ekonomi Inggris lebih ringkih terhadap biaya kredit yang lebih tinggi dibanding zona Eropa. Saat ini beban hutang konsumer Inggris sekitar £1,4 milyar, yang merupakan rekor. Majoritas melihat BOE tidak bisa mempertahankan tingkat suku bunganya saat ini dalam bulan-bulan mendatang. Tingkat suku bunga 5,75% ini merupakan yang tertinggi sejak 2001. Bahkan mantan anggota MPC BOE Charles Goodhart memperkirakan penurunan suku bunga akan dilaksanakan paling cepat bulan depan.

GBP/USD Pelemahan terbatasi fibo 23,6%nya. Bergerak sekitar 2,0375, support terdekat berada di 2,0365 dan 2,0300. Support berikutnya berada di 2,0275 dan 2,0230. Support lebih lanjut berada di pertemuan MA50 dengan fibo 38,2%nya disekitar 2,0180 dan kemudian sekitar 2,0100. Resistan terdekat dari 2,0377 berada disekitar 2,0400. Resistan berikutnya berada di 2,0430 dan kemudian sekitar 2,0500. Penembusan keatas akan mencoba menemui kembali level-level yang dicapai Juli lalu; 2,0530 ; 2,0560 dan 2,0583. Rally poundsterling menembus 2,0600 akan mencoba menemui level tertingginya dalam 26 tahun di 2,0646. (RISET-iwan)

Komentar Analis

Berita Terbaru

Forecasts dan Analysis