Dollar Lemah, Namun Positif untuk Ekspor
Dollar masih lemah terhadap hampir semua mata uang mayor kemarin (19/09) dan bergerak di sekitar level terendah euro pasca keputusan agresif the Federal Reseve yang menurunkan suku bunga sebesar 50 basis point semalam. Turunnya tingkat suku bunga, yang bertujuan untuk mendongkrak kembali perekonomian, dapat melemahkan nilai tukar mata uang itu sendiri karena memberikan return yang lebih rendah atas investasi dalam mata uang tersebut.
The Fed berupaya untuk menenangkan pasar keuangan yang kuatir akan terjadinya resesi dipicu oleh kejatuhan pasar perumahan, kegagalan kredit dan lemahnya data tenaga kerja. The Fed mengatakan akan terus memantau efek dari pemotongan bunga ini dan perkembangannya guna menjaga stabilitas harga dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Tindakan ini dipercaya akan mendukung ekspor yang jadi penunjang pertumbuhan ekonomi.
Seorang analis dari Foreign Exchange Analytical di Essex mengatakan kemungkinan dollar masih akan melemah terhadap semua mata uang mayor dalam jangka menengah ini kecuali terhadap yen, sambil melihat peluang dampak positif pada pendapatan perusahaan karena potensi ekspor oleh melemahnya dollar, menurutnya kepada CNBC.
Dampak Cut Rate pada Aussie
Perdagangan aussie kemarin (19/09) menunjukkan peningkatan lebih dari 2 sen terhadap dolar AS. Peningkatan aussie-dolar ini lebih banyak dipicu oleh pemotongan suku bunga Fed sebesar 50 bps pada keputusan yang diumumkan malam sebelumnya. Pemotongan tersebut melebihi ekspektasi awal para ekonom, yang hanya mengharapkan pemotongan bunga sebesar 25 bps. Keputusan pemotongan bunga tersebut mengakibatkan semakin besarnya gap return investasi di Australia – AS.
Aussie bergerak menembus level 0.8500 pada perdagangan kemarin. penguatan tersebut merupakan yang terbesar sejak awal Agustus lalu, dan peningkatan terbesar dalam tahun ini. Aussie dibuka pada level 0.8526/30. Pada pembukaan perdagangan, melonjak tajam dari penutupan perdagangan hari sebelumnya, yang menempatkan aussie pada level 0.8301/06. Sementara itu, pada sesi perdagangan AS semalam, ausie bergerak pada kisaran 0.8302 – 0.8528.
Diperkirakan bahwa aussie akan mampu meneruskan penguatannya terhadap dolar AS dan menembus level psikologis 0.8600 pada perdagangan hari ini. Aussie melonjak ke level 0.8489 dari 0.8380 satu menit setelah keputusan Fed tersebut diumumkan. Penguatan aussie masih akan berlangsung karena investor akan mengalihkan portofolio-nya ke negara yang menghasilkan return lebih tinggi. (RISET-iwan)
Thursday, September 20, 2007
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



