Dollar berlanjut dropped v.s Euro, The Fed Cut Rate hanya 50 basis point
Rabu dini hari, 19 September adalah hari dimana para pelaku pasar forex, obligasi dan saham telah menanti-nantikan sejak pertengahan bulan Agustus, dimana pada hari tersebut FOMC akan mengadakan pertemuan dan mengumumkan keputusan tingkat suku bunga tepat pada pukul 14;15 EST (Pkl 01:15 WIB). Dalam hal ini yang menjadi pertanyaan utama bukannya apakah The Fed akan menurunkan suku bunga atau tidak melainkan berapa banyak The Fed akan menurunkan suku bunganya..?
Sekarang ini, kontrak berjangka Fed Fund menunjukkan bahwa penurunan suku bunga 0.50% (50 bp) sebesar 54% berbanding dengan 46% penurunan suku bunga sebesar 0.25% (25 bp). Sebaliknya menurut polling Bloomberg dari para ekonom menyatakan bahwa persentase penuruan 25 bp meningkat menjadi 78% dari 69% dari sejak seminggu yang lalu, namun hanya 18% yang memprediksikan Fed menurunkan suku bunga sebesar 50 bp turun dari 21% seminggu yang lalu.
Lebih jauh lagi, keputusan suku bunga ini telah memepegaruhi pasar sedemikian rupa sehingga penurunan suku bunga dibawah 25 bps berpotensi untuk mengakibatkan saham dan aksi carry trade bergejolak. Diprediksikan Dollar akan mengalami rally tajam terhadap mata uang euro dan poundsterling.
Dan sebaliknya, ketika market mengharapkan penurunan suku bunga 50 bp akan tetapi penurunan suku bunga hanya sebesar 25 bp maka penurunan ini hanya akan disambut dingin oleh pelaku pasar dan seterusnya sampai akhir minggu ini aksi carry trade dan indeks Dow Jones mengalami perubahan yang relatif kecil.
Core PPI (Inflasi PPI Inti)
Dilaporkan juga semalam (18/09) bahwa inflasi produsen (PPI) AS meningkat di atas prediksi. Pada Agustus diumumkan bahwa inflasi PPI AS turun menjadi -1.4% dari 0.6% pada Juli, angka tersebut jauh di bawah prediksi ekonom yang memperkirakan akan terjadi deflasi sebesar 0.2%.
Sementara inflasi PPI inti dilaporkan meningkat sebesar 0.2% dari 0.1% pada Juli, angka tersebut juga lebih tinggi dari prediksi ekonom yang sebesar 0.1%. Pasca pengumuman tersebut nilai tukar dolar menguat tipis.
Terhadap euro dolar menguat ke level 1.3876 dari level 1.3886 sebelumnya, dengan level 1.3860 merupakan level support terdekatnyl ; sementara terhadap sterling dolar menguat tipis ke level 1.9968 dari level 1.9990 sebelum pengumuman.
Sementara terhadap yen dolar melejit hingga ke level 115.76 dari level 115.30 pada sebelum pengumuman.
Pengumuman inflasi PPI semalam tampak mengkonfirmasi pernyataan Greenspan yang mengatakan bahwa tekanan inflasi AS masih tinggi, khususnya dalam jangka panjang. Memang dalam jangka pendek tekanan masih moderat mengingat angka nominal inflasi masih negatif sehingga memberi ruang yang cukup bagi The Fed untuk turunkan suku bunga malam ini. (RISET-iwan)
Wednesday, September 19, 2007
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



