Data PMI Picu Penguatan The Cable
Penjualan ritel menurut the British Retail Consortium untuk bulan Agustus lebih baik dari bulan sebelumnya dan perkiraan sehingga indeks tahunannya meningkat dari 3,1% menjadi 3,7%. Tetapi pembelian sterling pada sesi pagi Asia lebih dipengaruhi oleh revisi keatas GDP Australi kuartal kedua, sementara sentimen negatif dan profit taking lebih mempengaruhi adanya flight to safety to dollar AS. Sentimen negatif pasar berlanjut pada sesi pagi Eropa. Synapse Investment Management, sebuah hedge fund berbasis di Inggris menyatakan menutup salah satu anak perusahaannya karena ilikuiditas yang parah. Hal ini memperburuk sentimen negatif pasar setelah berita minggu lalu bahwa Barclays Bank meminjam dana pada Bank of England sebesar £ 1,6 milyar ($3,2 milyar) untuk membantu likuiditasnya.
Di sisi lain, data Inggris pada sesi pagi Eropa menunjukkan aktifitas konstruksi pada bulan Agustus mencapai level tertinggi dalam 9 tahun, mengindikasi pemba-ngunan tidak terpengaruh masalah sub-prime Amerika. Sedikit risk aversion dan flight to safety mempengaruhi sterling untuk turun sekitar 123 poin hingga awal sesi Amerika. Rally bursa saham Inggris kemudian setelah sentimen membaik karena ISM Manufacturing tidak seburuk perkiraan pasar menyebabkan poundsterling rally terhadap dollar dan mendapatkan kembali sebagian besar nilainya hingga pada akhir sesi poundsterling memiliki bid akhir hanya 34 poin dibawah bid akhir periode sebelumnya.
Monetary Policy Committee Bank of England memulai pertemuan nanti siang untuk membahas apakah bank sentral akan mengetatkan kebijakannya lebih lanjut atau untuk sementara menunda peningkatan. Funda-mental Inggris akhir-akhir ini masih mendukung pandangan pertumbuhan ekonomi yang lebih bagus daripada Eropa dan Amerika, dan bisa bertahan terhadap tingkat suku bunga yang lebih tinggi. Tetapi gejolak bursa saham bulan lalu, berkurangnya likuiditas perbankan dan lima kali peningkatan suku bunga tahun ini telah menyebabkan turunnya tingkat konfiden masyarakat Inggris untuk pertama kalinya sejak Desember tahun lalu.
Selain itu, laporan yang disusun oleh the Nationwide ini juga menunjukkan keinginan berbelanja dalam masyarakat turun dari 86 ke 79, hampir ke level terendahnya, sehingga memungkinkan pembelanjaan mendatang akan menurun. Sulit untuk memperkirakan keputusan BOE besok. Dalam setahun terakhir BOE dua kali mengejutkan pasar dengan peningkatan suku bunga tak terduga, sehingga tidak menutup kemungkinan bank sentral akan bertindak diluar perkiraan pasar dan analis kali ini.
Beberapa data minor dirilis Inggris kemarin, namun data PMI yang diluar dugaan malah meningkat pada sore hari berhasil angkat sterling hingga rebound menguat terhadap dolar. Sementara produksi industri dan manufaktur yang akan dirilis hari ini diperkirakan menambah deretan data yang menunjukkan bagusnya ekonomi Inggris.
Data Ketenagakerjaan ADP Jauh di Bawah Ekspetasi
Data ADP menunjukkan, bahwa selama Agustus kemarin peningkatan tenaga kerja hanya terjadi sebanyak 38,000, merupakan angka terendah sejak Juni 2003 lalu. Adapun angka tersebut turun dari 41,000 penambahan tenaga kerja pada Juli lau; juga jauh di bawah prediksi ekonom yang memperkirakan akan terjadi peningkatan sebanyak 84,000 tenaga kerja. Pasar memprediksi bahwa krisis di sektor kredit telah mulai menunjukkan dampaknya ke perekonomian. Pasca pengumuman tersebut, dolar tampak melemah terhadap yen, namun tidak terhadap mata uang major lainnya. (RISET-iwan)
Thursday, September 06, 2007
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



