Tuesday, September 04, 2007

Market Review

Yen Menguat, Ketidakpastian Fed dan Pemerintah AS

Yen pada perdagangan kemarin (03/09) mengalami pergerakan tipis terhadap dolar dan euro. Pergerakan menguat yen ini didorong oleh beredarnya spekulasi bahwa langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Fed dan pemerintah AS tidak akan mampu memperbaiki kondisi perekonomian AS yang saat ini mengalami penurunan oleh sektor perumahan.
Yen mengalami penguatan terhadap dolar menjadi 115.74 dari 115.77 pada pentuupan perdagangan AS Sabtu dini hari lalu. Sementara itu, terhadap euro, yen menguat menjadi 157.77 per euro dari 157.79 akhir minggu lalu. Diperkirakan bahwa dolar-yen akan bergerak pada kisaran 114.50 – 116.50 pada perdagangan minggu ini.

Selain itu penguatan yen ini juga disebabkan oleh ketidakyakinan pasar akan langkah-langkah yang akan dilaksanakan oleh Fed dan pemerintah AS. Pasar masih memprediksi kebijakan yang tidak berubah dari sebelumnya. Kondisi ini diperkirakan justru akan menambahkan tekanan terhadap nilai tukar dolar.
Pasar Valuta masih Volatile; Fokus ke Pertemuan the Fed
Volatilitas pasar kelihatannya bakal terjadi untuk minggu ini, sementara para investor fokus kepada pertemuan Bank Sentral AS. Kekuatan mata uang USD akan sangat dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga beberapa bank sentral di luar AS. Bank of Canada, BOE akan bertemu pada hari Rabu, ECB juga akan melakukan pertemuan pada hari Kamis. Analis dari Barclays Capital memprediksikan bahwa ECB tidak akan menaikkan suku bunga. Sebelum pasar yang bergejolak terakhir ini, level suku dinilai pasar sudah memadai.
Di tengah ketidakjelasan pasar, analis perkirakan EUR/USD akan diperdagangkan pada level di 1.3560-1.3680 pada minggu ini, USD/JPY kemungkinan diperdagangkan dalam range 114-117; Perdagangan mata uang sepertinya akan tidak terlalu banyak bergerak pada awal minggu ini, dikarenakan pasar di Amerika dan Canada libur pada hari ini. Para investor enggan masuk ke pasar. Pada hari Rabu, data ekonomi yang dikeluarkan kemungkinan akan memperkuat yen. “Terdapat bias pasar mata uang dunia dimana dollar melemah dan yen menguat,” kata seorang analis dari CitiFX. Direktur Bank Sentral Eropa (ECB), Trichet telah memberikan suatu sinyal bahwa Bank Sentral Eropa bisa melakukan salah satunya, menahan atau menaikkan suku bunga. (RISET)

Komentar Analis

Berita Terbaru

Forecasts dan Analysis