Yen Menguat, Krisis Sektor Subprime Kembali Mengancam
BNP Paribas, bank terbesar Perancis, umumkan pembekuan tiga dana investasinya. Pasca pemberitaan tersebut, isu krisis sektor kredit subprime AS kembali menyeruak dan memicu kecemasan investor. Penarikan carry trade dari dana Jepang pun kembali terjadi dan dorong penguatan yen.
Hingga semalam diamati yen menguat terhadap 16 mata uang kuat yang aktif diperdagangkan. Penguatan semakin terpacu setelah NIBC Holding NV, perusahaan bank investasi Jerman, melaporkan kerugian pada pos hipotek subprime-nya. Resiko kepemilikan obligasi global pun kembali terasa meningkat, harga saham Eropa dan AS melemah, sehingga penarikan carry trade tak dapat dibendung.
Kemarin terpantau yen menguat ke level 118.50 dari level 119.75 pada sesi pagi; sebelumnya yen sempat menguat hingga ke level 118.25. Terhadap euro, yen sempat menguat hingga ke level 161.50 dari 165.20 pada sesi pagi: dan kini tengah sedikit menguat ke level 162.22.
Sentimen atas dolar kembali melemah saat ini. Sebelum adanya pemberitaan yang cukup kuat bahwa krisis pada sektor subprime tidak akan mengganggu perekonomian AS, yen diperkirakan akan terus menguat hingga ke level 115 terhadap dolar.
Rally Saham Memicu Carry Trade.
Nilai tukar mata uang Yen menduduki level 2 minggu terendahnya terhadap mata uang dollar dan euro sejak adanya rally pada pasar saham global yang membuat para pelaku pasar mengadakan aksi pinjam Yen yang berbunga rendah untuk mendanai investasi nya pada asset-asset dengan yield yang lebih tinggi
Disamping itu mata uang Jepang pun dapat dapat terus menarik keuntungan dari mata uang dollar Australia dikarenakan bank sentral Australia menaikan suku bunganya menjadi 6.50% , akibatnya selisih suku bunga Yen dollar Australia melebar. Index saham Jepang Nikkei 225 secara rata-rata mengalami kenaikan sampai pada hari ketiga.
Seorang analis Jepang ,General Manager Foreign Exchange Nomura Trust & Banking Co.Ltd mengatakan bahwa dengan naiknya harga saham-saham baik di Jepang maupun diluar Jepang akan membuat stabilitas pada mata uang Yen. Momentum Carry Trade dengan mata uang Yen akan terus meningkatkan gairah pengambil risiko. (Bloomberg/RISET/.iwan)
Friday, August 10, 2007
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



