Dolar Masih Bearish
Aksi jual dollar pada tengah hari kemarin menyebabkan euro nyaris mencapai level tertingginya dan poundsterling menembus level 2,0600 untuk pertama kalinya dalam 26 tahun. Pandangan sektor perumahan masih akan menghambat pertumbuhan ekonomi Amerika menimbulkan sentimen bearish dollar. Profit taking kemudian berlangsung sepanjang sesi pagi Eropa. Range pergerakan hanya berkisar 50 poin, mengindikasi kehati-hatian investor menjelang data perumahan Amerika. Range pergerakan dengan yen dan franc lebih besar. Rally bursa saham Eropa dan Amerika menyebabkan aktifitas carry trade meningkat, dengan cross yen mencapai level tertingginya. Tetapi pembelian yen terhadap dollar pada sesi pagi Asia masih menyebabkan dollar menakhiri sesi melemah terhadap yen. Peningkatan harga komoditas, PPI Australi kuartal kedua yang lebih besar dari perkiraan dan ekspetasi peningkatan suku bunga dari RBNZ pekan ini mempengaruhi dollar Australi dan Selandia Baru rally terhadap mata uang major.
Sentimen pasar masih bearish dollar, dan penjualannya pagi ini menyebabkan poundsterling kembali mencapai level tertinggi baru dalam 26 tahun di 2,0646 dan yen mencapai level terkuatnya dalam 2 bulan di 120,42. Ada kemungkinan dollar akan melemah lebih lanjut sekitar tengah hari nanti karena sentimen pasar yang masih bearish dollar. Banyak data dari Eropa siang dan sore kemarin, dan pada umumnya memiliki perkiraan yang positif bagi euro. Tetapi ada kemungkinan fokus berada pada hasil survei aktifitas sektor manufaktur dan jasa di Eropa untuk bulan Juli. Profit taking terhadap euro bisa terjadi kalau hasilnya mengindikasi peningkatan aktitas mulai melemah akibat tingginya nilai euro. Hanya data minor yang akan dirilis dari Amerika malam ini, dan mungkin yang lebih diperhatikan adalah indeks pengukur aktifitas sektor manufaktur di distrik Richmond untuk bulan Juli. Data ini memiliki perkiraan mendukung rebound sektor manufaktur sedang berlangsung sehingga sebenar-nya positif bagi dollar. Pembelian yen terhadap mata uang major terjadi sejak sesi pagi Asia, yang kemungkinan merupakan pengurangan eksposur terhadap resiko carry trade unwinding yang lebih tajam karena masalah sub-prime. Ada kemungkinan pengurangan posisi carry trade kembali berlangsung pada sesi Eropa, dan bisa mempengaruhi adanya rally dollar terhadap euro dan poundsterling karena cross yen turun cukup tajam. (RISET-iwan)
Wednesday, July 25, 2007
Review Market
Posted by Russley Futures-Administrator



