Dolar Sedikit Menguat Pasca Rilis Data Indeks Sentimen Konsumen
Setelah dilaporkan angka pertumbuhan ekonomi yang di atas prediksi, pemerintah AS (27/07) juga mengumumkan indeks sentimen konsumen pada bulan Juli, dikeluarkan oleh Michigan University.
Dilaporkan bahwa angka indeks sentimen konsumen meningkat menjadi 90.4 dari 85.3 pada Juni; namun angka tersebut masih sedikit lebih rendah dari prediksi ekonom yang sebesar 91.2; pasca pengumuman tersebut, dolar tunjukkan pergerakan menguat.
Adapun ekspektasi bahwa suku bunga AS akan diturunkan dalam waktu dekat tampak masih menjadi pertimbangan investor saat ini, sehingga penguatan yang terjadi pun cenderung bersifat terbatas dan perlahan.
Level 1.3620 dan 1.3590 akan menjadi level support terdekat dolar–euro; sementara 2.0160 dan 2.0120 adalah level support terdekat dolar-sterling. Sementara terhadap yen, level support terdekat adalah level 118.60 lalu 118.20, dan resisten terdekat di level 119.30 lalu 119.80.
Turut dilaporkan bahwa angka hasil awal (preliminary) pertumbuhan ekonomi AS meningkat menjadi 3.4% dari 0.7% pada kuartal sebelumnya. Angka tersebut lebih tinggi daripada prediksi ekonom yang memprediksi pertumbuhan ekonomi akan sebesar 3.2% . Selain itu beberapa hasil awal indikator inflasi seperti GDP Deflator dan inflasi belanja konsumsi individu (Personal Consumption Expenditure Inflation). Dilaporkan bahwa hasil awal PCE pada kuartal II ini meningkat sebesar 4.3%, lebih tinggi dari 3.5% pada kuartal sebelumnya, dan di atas prediksi ekonom yang 3.6%. Sementara inflasi PCE inti dilaporkan sebesar 1.4%, menurun dari 2.4% sebelumnya dan lebih rendah dari prediksi ekonom yang 2%. (REUTERS)
Monday, July 30, 2007
Market Review
Posted by Russley Futures-Administrator



