Thursday, July 26, 2007

Market Review

Dolar Menguat, Efek Penurunan Existing Home Sales

Kemarin (25/07) AS melaporkan bahwa tingkat penjualan rumah AS menurun, namun penurunan yang terjadi tidak terlalu jauh di bawah ekspetasi ekonom sehingga belum bisa dikatakan adanya pelemahan signifikan pada sektor perumahan AS. Pasca pengumuman tersebut, dolar justru menguat, indikasikan bahwa pasar menyambut baik data tersebut. Selain itu, bursa AS yang dibuka menguat malam ini perkuat sentiment terhadap dolar.

Dilaporkan juga bahwa tingkat penjualan rumah AS (existing home sales) pada Juni menurun sebesar 3.8% menjadi sebanyak 5.75 juta unit dari 5.98 juta unit pada Mei. Adapun angka tersebut lebih rendah dari prediksi ekonom yaitu sebanyak 5.87 juta unit. Turut dilaporkan bahwa cadangan rumah pada Juni ini juga menurun sebesar 4.2% dari posisi Mei.
Pasca pengumuman tersebut, tampak bahwa dolar menguat ke level 2.0517 terhadap sterling dari 2.0542 sebelum pengumuman, naik sebesar 25 poin; terhadap euro, doalr juga sedikit menguat ke elvel 1.3710 dari 1.3732 sebelum pengumuman; sementara terhadap yen dolar sedikit menguat ke level 120.50 dari 120.46 sebelum pengumuman.

Bursa Wall Street AS dibuka dengan rebound menguat semalam sehingga memperkuat sentimen atas dolar dan cukup kuat dalam mengeliminasi efek negative pada data perumahan tersebut. Selain itu, adanya revisi pada data penjualan rumah Mei, yaitu menjadi 5.98 juta unit dari 5.99 juta unit juga membantu cegah dolar untuk kembali melemah. Adapun running terakhir pagi ini, dolar berada di level 2.0522 terhadap sterling, 1.3713 terhadap euro, dan di level 120.46 terhadap yen. (RISET-iwan)

Komentar Analis

Berita Terbaru

Forecasts dan Analysis