Monday, June 25, 2007

Market Review

Balik Fokus pada US Data dan FOMC

Setelah melewati minggu berat kemarin, diantaranya masih dominan diwarnai oleh tertekannya yen akibat carry trades. Selain itu, The biggest mover, masih dipegang oleh sterling. Hawkish pada BoE minutes berpengaruh kuat pada pasar. Euro menguat terhadap dollar, tertolong oleh carry trade buying pada EUR/JPY. Untuk sementara, dollar masih tertekan terhadap major currencies, kecuali terhadap yen.

Housing data minggu lalu menjadi fokus data dari US. Building permits rebounded menguat 3.0% ke 1.50M annualized rate untuk bulan May, mengejutkan dengan melebihi ekspetasi yakni pada1.47M. Housing starts sempat menyentuh level terendahnya pada 1.47M, dibanding konsesusnya yakni 1.48M. Philly Fed index menguat tajam tak terduga, dari 4.2% atau 18.0 di bulan Juni, melebihi ekspetasi yakni pada 7.0. Bagaimanapun, dollar masih terus tertekan sampai akhir minggu lalu.

Data German ZEW dan Ifo sentiments masih mengindikasikan kekecewaan. ZEW indicator of economic sentiment dropped dari 24 ke 20.3 untuk bulan Juni jauh dari ekspetasinya yakni 29, pun masih berada dibawah historical average nya yakni 33.0. Ifo business climate index, turun dari 108.6 ke 107.0 versus ekspetasinya yakni 108.4.

Japanese yen melanjutkan tren pelemahannya, tertekan oleh carry trade dan melemah ke new record low terhadap euro, fresh 4 1/2 tahun terendah terhadap dollar dan 16 tahun terendah terhadap Aussie. Bagaimanapun juga semuanya itu masih tergantung pada sikap MoF official Chikahisa Sumi, yang menyatakan pada akhir minggu lalu bahwa, “the Japanese economy is now "cruising at above potential and from now on inflation pressures will pick up".

Pernyataan tersebut berdampak adanya spekulasi bahwa BoJ akan segera melakukan pengetatan sesuai dengan keinginan pasar, dimana hal tersebut diharapkan bisa mendorong harapan market untuk lebih mensupport yen di minggu ini.

Sterling menguat tajam di minggu lalu setelah MPC minutes secara mengejutkan masih mempertahankan interest rate 5.5% untuk bulan Juni. Dimana ekspetasi pasar untuk komposisi votingnya ialah 7-2, 4 members, termasuk Governor King, yang bersikeras untuk menaikkan interest rate. Sedang pihak yang tak setuju untuk menaikkan rate ialah John Gieve, Tim Besley, dan Andrew Sentance, hingga membuat voting terpecah menjadi 5-4.

Penguatan pada data house-price, terutama sekali disokong oleh sektor corporate investment, money and credit menguat dengan cepat, dan akhirnya penguatan terjadi pada oil prices dimana menjadi faktor utama yang menjadi alasan untuk menunggu perkembangan perekonomian lebih lanjut yang akan mendasari kebijakan kenaikan terhadap interest rate oleh BoE. (RISET-iwan)

Komentar Analis

Berita Terbaru

Forecasts dan Analysis