Pound Menguat Setelah Rilis Minutes BoE, dan King Ingin agar Rate Segera Dinaikkan
Poundsterling merangkak naik, tertinggi selama dua pekan terhadap dollar setelah pertemuan the Bank of England's semalam, salah satu hasil penting dari pertemuan tersebut yakni Governor Mervyn King beserta tiga orang policy committee members memvoted untuk mengambil kebijakan menaikkan interest rates.
The Cable menguat selama empat hari, diawali saat meeting BoE pada tanggal 6-7 Juni. Dalam pertemuan itu King, John Gieve, Timothy Besley dan Andrew Sentance mengusulkan kenaikan sebesar 25 bps atau pada rate 5.75 percent. Sedang lima members lainnya memberi suara (voted) tetap rates unchanged.
``This is hawkish, it has advanced speculation for the next rate hike,'' ungkap Chris Furness, head of currency strategy, London pada 4Cast Ltd. ``Sterling is stronger on that basis.''
“Against the dollar, the pound rose as high as $1.9934, the strongest since June 7, and was at $1.9930 by 1:19 p.m. in London. The pound ``might well'' reach $2 this week,” tambah Furness.
Pada pertemuan tersebut pula HSBC Plc, bank terbesar di Inggris, dan JPMorgan Chase Co., bank terbesar kedua di U.S, memprakirakan bahwa member BoE akan segera menaikkan interest ratenya paling lambat nanti di bulan Agustus.
Terlalu Dini Menaikkan Rate
``Given the breakdown of the MPC vote last month, the risk of an earlier rate hike has increased,'' ungkap Adam Cole, senior currency strategist Royal Bank of Canada Europe Ltd, London.
Yield untuk obligasi yang jatuh tempo September 2016 naik 2 basis points yakni 5.47 percent. Bunga lending 5.5 percent dengan total aset hingga $2.4 trillion, jika dibandingkan dengan negara lain, seperti European Central Bank's yang hanya 4 percent dan 5.25 percent untuk rate di U.S. Ini membuat U.K. menjadi satu-satunya keuntungan terbesar dari carry trades, dimana investors mendapatka kredit dengan low interest rate currencies terus digunakan untuk membeli higher-yielding assets.
Obligasi U.K untuk jatuh tempo 10-tahun berada pada 232 basis points equivalent dengan securities di Switzerland, dimana mata uangnya seringkali digunakan untuk membiayao carry trades.
Money Supply Meningkat
Dalam laporan terpisahnya kemarin U.K. money supply meningkat, diyakini oleh para rate-setters sebagai tanda-tanda inflasi, akselerasi tercepat selama tujuh bulan.
M4, sebagai parameter utama U.K. dalam mengukur tingkat sirkulasi mata uang dan deposit pada bank, naik 13.8 percent diawal tahun, melebihi ekspetasi oleh para economists pada Bloomberg News survey, yang hanya mengindikasikan sebesar 13.4 percent. (Bloomberg, RISET-iwan)



