Monday, June 18, 2007

Market Review

Carry Trades Kembali Menekan di Minggu Lalu

Tekanan Carry trades kembali menguat di minggu lalu dari dua central bank, dua the lowest yield currencies, yakni SNB dan BoJ. Terutama sekali, dari Japanese yen, terjatuh pada new record low terhadap Euro dan new 4 1/2 year low terhadap dollar setelah BoJ tetap mempertahankan rates unchanged. Secara teknis, pelemahan tersebut berdampak significant terhadap peluang medium term bottom pada Japanese yen. The Swissy pun tak banyak tertolong, melemah akibat keputusan SNB. Di lain pihak, ekspetasi atas rally penguatan dollar hanyut oleh kekecewaan data CPI pada Jum’at minggu lalu. Dimana dollar retreated tajam terhadap Euro dan Sterling. Sementara itu, Pound tetap steady setelah beberapa rangkaian mixed data.

Data lain dari US, solid. Retail sales rebound menguat dengan naik 1.4% mom untuk bulan May, dengan ex-auto sales 1.3%. Kedua data tersebut menguat melebihi consensus yakni pada 0.6%. Import prices menguat mengejutkan, 0.9% untuk bulan May, lebih tinggi dari ekspetasi, 0.3%. Business inventories juga naik melebihi ekspetasi, 0.4% untuk bulan April. New York Empire State Index melompat 17.8 pts ke 25.8 untuk bulan June, the largest month-to-month rise selama empat tahun dan hapir menyentuh level tertingginya di tahun 2006. TIC capital inflow menguat tajam sebesar $84.1b versus ekspetasi pada $75.0b di bulan April. Industrial production, di sisi lain, sangat mengecewakan, flat untuk bulan May dengan menurunnya data capacity utilization dari 81.5% ke 81.3%. University of Michigan consumer sentiment juga meleset dari ekspetasi dan hingga dropped ke 83.7.

Komentar keras dari Fed Chairman, Bernanke semakin menambah tekanan terhadap dollar. Bernanke memperingatkan bahwa market masih bersikap underestimating atas pengaruh dari slowdown di housing sector. Bernanke memberikan contoh, Japan pernah mengalami collapse sektor real estatenya di tahun 90an, dan kembali pulih bersamaan dengan pulihnya ekonomi negara tersebut. Slowdown di sektor housing membuat market nervous terhadap greenback, dan ini dibutuhkan beberapa bukti atas membaiknya housing data yang kesemuanya ter agendakan pada minggu ini.

Beberapa data ekonomi penting lainnya yang dirilis dari zona Eropa di minggu lalu diantaranya ialah German CPI yang confirmed sebesar 1.9% yoy untuk bulan May dimana Eurozone HICP jug confirmed sebesar 1.9% yoy. Pejabat ECB pun masih melanjutkan pembicaraan perihal peluang untuk segera menaikkan interest rate pada kuartal tiga di tahun ini. (RISET-iwan)

Komentar Analis

Berita Terbaru

Forecasts dan Analysis