Pasar kembali dihadapkan pada optimisme data ekonomi AS secara mayoritas, pasca rilis data leading indicator Mei dan indeks bisnis The Fed-Philadelphia Juni semalam – meskipun data weekly jobless claims dirilis pesimis di luar dugaan, namun nampaknya ini bersifat konsolidasi dari rilis optimisnya belakangan ini.
Secara umum para pelaku perdagangan euro/dollar masih akan menyimak perkembangan outlook suku bunga global, pasca laporan BOEminutes Rabu kemarin, yang membuat para investor mengurangi holding USD mereka untuk kemudian kembali pada aset-aset dengan denominasi euro dan sterling, yang masing-masing negaranya diproyeksikan mayoritas pasar masih akan melakukan kenaikan suku bunga di tahun ini. Sementara itu data-data ekonomi global pekan ini terbilang minim. Dari AS, pada Jum’at akhir pekan ini data ekonomi penting AS absen.
Namun dari Eropa pasar akan menantikan indeks sentimen bisnis dari Ifo Jerman, dengan proyeksi pesimis. Melihat skenario fundamental Eropa pekan ini, nampaknya penguatan euro/dollar cenderung akan kian terhambat – kalau tidak boleh dikatakan koreksi akan cenderung dominan. Sebelumnya data sentimen bisnis dari lembaga ZEW Jerman (Selasa 19/Jun) dirilis pesimis di luar dugaan.
Skenario fundamental kami sebelumnya telah memproyeksikan bahwa jika data ekonomi AS masih dirilis positif pekan ini, seperti yang telah kita saksikan semalam pada data leading indicator Mei dan indeks bisnis manufaktur Philadelphia Juni, dan data ekonomi Eropacenderung dirilis pesimis, maka akan memberikan hambatan bagi langkah rebound euro/dollar dan memicu pressure kembali memasuki perdagangan akhir pekan ini hingga awal pekan depan.
Sebagaimana kita tahu, support bagi rebound (reversal) euro/dollar belakangan ini (hingga ke level 1.3437 Rabu lalu) dipicu oleh pesimis rilis data ekonomi AS pada Jum’at (15/Jun) akhir pekan lalu, yakni core-CPI Mei, real-weekly earning Mei, industrial production Mei dan indeks consumer sentimen Juni AS dari University of Michigan. Sementara data current account Q1 AS ketika itu dirilis tidak seburuk yang diproyeksikan, namun tidak banyak memperngaruhi perdagangan. Kesimpulannya perlu diwaspadai dominasi sentimen USD masih akan mempengaruhi kinerja euro/dollar pekan ini, selama data-data ekonomi AS pekan ini mampu dirilis membaik, dan data ekonomi Eropa tidak seperti yang diharapkan, maka euro/dollar akan dominan memulai kembali koreksinya.



