Monday, June 18, 2007

Fokus Market

Bank sentral Selandia Baru pekan kemarin telah mengejutkan pasar dengan menaikkan suku bunganya sebesar 25 basis poin

menjadi 8%. Sedangkan untuk The Fed, spekulasi mengenai kemungkinan melakukan pemangkasan suku bunga dalam tahun ini terlihat mereda. Sebuah polling Reuters menunjukkan suku bunga nampaknya akan dipertahankan hingga tahun 2008 mendatang, dibandingkan di bulan Mei disaat spekulasi pemangkasan suku bunga marak terjadi. Data mortgage application akan dicermati pasar menyusul kondisi pasar perumahan belakangan ini dituding mengalami tekanan akibat tingginya yield obligasi.

Di sesi Jum’at lalu, USD menembus level tertinggi 4-1/2 tahun terhadap yen Jepang setelah BOJ mempertahankan suku bunganya di level 0.5% dan tidak memberikan sinyal terang mengenai prospek kenaikan suku bunga berikutnya.

Pekan ini akan diawali dengan dirilisnya data indeks National Association of Home Builders (NAHB) AS untuk periode Juni, dimana hasil polling Reuters menunjukkan perkiraan reading 30, tidak berubah dari levelnya bulan sebelumnya dan berada di plafon bawah dari siklusnya yang dicapai di bulan Oktober lalu.

Pada hari Selasa data housing starts AS akan dirilis dengan polling menunjukkan 1.48 juta housing starts tahunannya, turun dari periode April. Investor juga akan menyoroti data indeks sentimen bisnis dan sentimen investor Jerman ketika data indeks ZEW dan Ifo masing-masing dirilis hari Selasa dan Rabu. Hasil polling menunjukkan indeks ZEW kemungkinan meningkat menjadi 29 di bulan Juni dari 24, namun sedikit melemah untuk current conditions yaitu menjadi 87.5 dari 88.

Sedangkan untuk data Ifo bulan Juni akan dirilis hari Jum’at dan diperkirakan unchange dari bulan sebelumnya. Sementara itu, bank sentral Swedia akan menggelar sidang regulernya hari Selasa dan Rabu dengan perkiraan kenaikan 25 basis poin menjadi 3.5%, level tertingginya sejak Maret 2003.

Komentar Analis

Berita Terbaru

Forecasts dan Analysis